#6 - Rasa Penuh Usang
#6 - Rasa Penuh Usang Pernahkah kau berpikir, jika mentari esok tak lagi menjadi senja? Pernahkah kau bertanya, bagaimana kata yang terlontar mampu mematikan segala? Pernahkah kau merasa, hidup dalam raga yang penuh lara? Seluruh hal yang tercipta, sudah tak lagi memberi tawa. Sekian lama bertahan pada ujung pisau yang menyayat, sudah saatnya terbiasa akan sakit yang mencuat. Leganya kata pun tak mampu bersanding, namun mengapa aku justru tak mampu berpaling? Aku benci. Aku benci diriku sendiri. Aku benci tuk merasa mati. Rasa sakit tidaklah selamanya menyakiti, selain pertanda bahwa diriku masih bernadi. Namun apa lagi daya diri? Bila keusangan rasa t'lah hadir menghampiri, baik dirimu dan diriku sendiri. Mungkin ini semua kembali pada hati nurani, yang peka akan kesalahan, melupa akan kebaikan. Ketika lelah pun menerjang, tak terelak rasa kan mengusang. -EN-